Sudah dua tahun aku telah berpisah dengannya.
Namun bayang senyumnya tetap menghiasi hari-hariku yang hanya menyisakan rasa
luka dalam dada. Mungkin cintaku padanya seperti sebuah logam. Logam yang kekal
dan tak akan bisa dilenyapkan. Ku coba untuk tetap tersenyum menutupi sedihku
dengan topeng kepalsuan.